TITRASI ASAM BASA
Titrasi asam basa adalah
penentuan kadar suatu larutan basa dengan larutan asam yang diketahui kadarnya.
Atau sebaliknya, penentuan kadar suatu larutan asam dengan larutan basa yang
diketahui. Titrasi harus dilakukan hingga mencapai titik ekivalen, yaitu
keadaan saat asam dan basa tepat habis bereaksi secara stoikiometri. Titik akhir
titrasi adalah suatu saat dimana titrasi harus dihentikan tepat pada
saat indicator menunjukkan perubahan warna.
Contoh Soal 1
Larutan H2SO4 sebanyak 20 mL belum diketahui konsentrasinya, kemudian
dititrasi dengan larutan NaOH 0,1 M dengan menggunakan indicator PP. Warna indicator
akan berubah jika volume NaOH Tepat 30,2 mL. Hitunglah
konsentrasi H2SO4
Jawab
Diketahui :
H2SO4
: Va = 20 mL, Berapa Konsentrasinya ?
NaOH : Vb = 30,2 mL,
0,1 M
a x Ma x
Va = b x Mb x
Vb
2 x Ma
x 2o mL = 1 x 0,1 M
x 30,2 mL
40 Ma =
3,02
Ma
= 3,02 / 40 = 0, 755 M
Contoh Soal 2
Untuk
menetralkan H2SO4 diperlukan 20 mL NaOH 0,5 M. Berapa massa asam
sulfat (Mr = 98)
Diketahui
Kunjungi Chanel Youtobe Kami :
https://www.youtube.com/channel/UC_xODNVfYtyrbXTxRw7SjSA?sub_confirmation=1